Mengenal dan Memahami Puisi Rakyat|| Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7

0
126
Mengenal dan Memahami Puisi Rakyat||
Mengenal dan Memahami Puisi Rakyat ilustrasi Pixabay

BELAJAR– Puisi rakyat seperti pantun, syair, dan gurindam warisan budaya bangsa Indonesia yang sudah sepatutnya kita pelihara

Puisi rakyat disebut juga puisi lama. Berbeda dengan pusi modern (puisi baru) pengarang puisi rakvat tidak diketahui karena disampaikan secara lisan dan turun temurun. Karena sifatnya vang tradisional puisi rakyat terikat oleh aturan-aturan. Aturan-aturan tersebut disesuaikan oleh jenis-jenis puisi rakyat itu sendiri, misalnya pantun, syair, dan gurindam.

Dalam puisi rakyat, ada beberapa ciri khusus yang membedakan dengan puisi lain pada umumnya, vaitu merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya periyampaiannya lewat mulut ke mulut jadi merupakan sastra lisan, dan sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima Selain itu ada beberapa aturan-aturan yang ada dalam puisi lama, antara lain jumlah kata dalam 1 baris, jumlah baris dalam 1 bait, persajakan (rima), banyak suku kata tiap baris, dan irama.

Puisi rakyat merupakan warisan budaya bangsa yang sudah sepatutnya kita pelihara, Puisi rakyat yang dimaksud antara lain pantun, syair, dan gurindam. Sampai saat ini, puisi rakyat yang masih sering kita temukan di masyarakat adalah pantun Pantun kerap digunakan ketika penyambutan tamu di acara pernikahan, hingga acara-acara lawak di televisi.

Di balik penggunaannya yang masih marak di masyarakat, pantun adalah salah satu jenis puisi rakyat yang haya dengan nilai moral agama, dan budi pekerti. Melalui pantun, para nenek moyang kita mewariskan nilai luhur dengan cara menghibur, segar dan indah. Berbeda dengan pantun, syair dan gurindam sudah kurang terdengar usaha pelestariannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here